Katanya kau sulit menelusur alam dalam
alam dalam milikku seorang.
Semakin sulit, karena semakin dalam
Karena kau telah mundur sebelum perang
Tapi memang, mungkin kita tak pantas saling mengenal
Bukannya ku menganggapmu haram
Namun mata-mata publik itu kejam
Mengomentari seenak mulut harimaunya saja
Aku hanya takut taringnya menyisakan darah
di semua ujung syaraf.
Mungkin memang sebaiknya begini
Mungkin waktu akan menemukan kita di alam yang lain
atau mungkin disuatu tempat nanti...
Jadi,
Kuucapkan selamat tinggal,
dan sampai berjumpa lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar