Kutelan dengan buas
Melewati tenggorok yang lemah
Seketika saja,
jiwaku melunjak.
Stamina menggeliat brutal
Mata terbelalak
Jantung semangat berdetak
Hingga nalar beku tak berjalan
Perlahan, efeknya memudar
Jiwaku masih membara
Namun mata terasa berat
Ligamenku penuh pegal
Bagai besi terlapis karat
(02/03/2014)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar